Gerhana Matahari Cincin adalah: Efek dan Fasenya

Gerhana matahari cincin adalah suatu fenomena alam yang menakjubkan dan jarang terlihat di daratan sehingga fenomena ini sering menarik perhatian banyak orang. Untuk mengetahuinya lebih jelas pahami pembahasannya di berikut ini.

Pengertian Gerhana Matahari Cincin

Gerhana matahari adalah suatu fenomena alam dimana terhalangnya cahaya matahari oleh bulan sehingga tidak sampai ke bumi, fenomena ini cukup langka. Salah satu jenisnya yaitu gerhana matahari cincin yang terjadi ketika matahari, bulan, dan bumi berada tepat sejajar garis lurus.

Sehingga pada saat itu bulan terlihat lebih kecil dari pada matahari, sehingga saat fase puncaknya matahari tertutup pada bagian tengahnya dan tampak gelap tapi pinggiran matahari tampak terang sehingga seperti cincin api.

gerhana matahari cincin adalah
pxhere.com

Efek Gerhana Matahari Cincin

Berikut ini efek gerhana matahari cincin, antara lain:

  • Terjadinya penurunan suhu di bumi terutama daerah yang terdampak.
  • Meningkatnya kelembaban udara, dna penurunan suhu membuat kecepatan arah angin berubah.
  • Kerusakan pada mata, hal ini terjadi jika fenomena ini disaksikan langsung menggunakan mata tanpa alat bantu.
  • Terjadinya pasang surut air laut, meski begitu hal ini tidak dapat diprediksi secara pasti apakah akan psng surut atau naik.

Proses Terjadinya Gerhana Matahari Cincin

Jarak matahari ke bumi kisaran 147 – 152 Juta Kilometer dan diameternya 400 kali lebih besar daripada bulan, jarak bulan ke bumi sekitar 385 ribu kilometer. Karena perbandingan ini bulan dan matahari terlihat hampir sama besarnya jika dilihat dari permukaan bumi yaitu berbentuk bundar berdiameter sekitar 0.5 derajat busur.

Bulan memiliki orbit mengelilingi bumi dan bersama bumi bulan mengelilingi matahari dan orbit nya berbentuk elips / lonjong. Karena orbit berbentuk elips jarak antara bumi ke matahari, maupun bulan ke bumi selalu berubah-ubah, kadang bulan terlihat lebih kecil dari bumi.

BACA: Pengertian Matahari, Karakteristiknya

Gerhana matahari cincin adalah fenomena yang terjadi jika bulan berada diantara matahari dan bumi sejajar garis lurus maka cahaya matahari terhalang oleh bulan dan tak sampai sepenuhnya ke permukaan bumi dan dikarenakan bulan terlihat sedikit lebih kecil maka terjadilah gerhana matahari cincin.

Tentunya untuk bisa melihat fenomena ini dengan jelas diperlukan alat khusus seperti kamera lubang jarum, kacamata khusus matahari, biokular atau teleskop karena sangat berbahaya jika dilihat secara langsung dengan mata.

Fase Gerhana Matahari Cincin

1. Kontak Pertama

Pada fase kontak pertama piringan matahari sudah mulai tertutup oleh bulan. Bulan sudah mulai menghalangi daerah sekitar piringan matahari. Pada fase ini matahari masih belum tertutup penuh sebagiannya masih tampak.

2. Kontak ke dua

Selanjutnya fase kontak kedua dimana cincin gerhana matahari sudah mulai terlihat. Piringan matahari hampir tertutup oleh bulan dan langit mulai menjadi gelap.

3. Fase Puncak

Merupakan fase dimana matahari tertutup sepenuhnya oleh bulan, pada matahari cincin hanya tertutup bagian tengahnya saja sedangkan pinggiran matahari tetap terlihat bercahaya. Fase ini paling banyak ditunggu oleh masyarakat yang ingin menyaksikan, karena langit pada siang hari terlihat cukup gelap seperti senja hari.

4. Kontak ke tiga

Setelah terjadi fase puncak, secara bertahap bulan mulai menjauhi piringan matahari dan mataharipun mulai terlihat sedikit demi sedikit.

5. Kontak Akhir

Fase terakhir dari fenomena ini dimana bulan sudah tidak lagi menutupi piringan matahari dan bisa dikatakan fenomena gerhana sudah berakhir.

Berapa lama gerhana matahari cincin? Fase Puncak terjadi kisaran 3 menit 40 detik, sedangkan durasi globalnya sekitar 5 jam 36 menit dan terjadi 1 sampai 2 tahun sekali tapi tidak bisa disaksikan di semua tempat, kadang terjadi di tengah samudra atau laut lepas, sehingga cukup langka bisa terlihat di daratan yang berpenduduk.

BACA: Gerhana Bulan, Proses dan Jenisnya

Kesimpulan

Jadi Gerhana matahari cincin adalah suatu fenomena alam jika bulan berada sejajar garis lurus diantara matahari dan bumi (Matahari-Bulan-Bumi) maka cahaya matahari terhalang oleh bulan dan tak sampai ke permukaan bumi. Matahari terlihat seperti cincin api dikarenakan orbit bulan yang berbentuk elips, karena orbitnya yang berbentuk elips ini bulan terlihat sedikit lebih kecil maka terjadilah gerhana matahari cincin.

Demikian pembahasan yang dapat kami berikan, semoga bermanfaat terutama dalam menambah pengetahuan. Jika ada kesalahan mohon maaf, cukup sekian dna terimakasih.

Bagikan Ke: