Metamorfosis Capung dan Setiap Tahapannya

Pada artikel kali ini kita akan menjelaskan secara lengkap mengenai proses metamorfosis capung, dilengkapi dengan penjelasan setiap tahapanya.

Mengenal Serangga Capung

Capung adalah jenis serangga yang termasuk kedalam Odonata. Capung habitatnya tidak jauh dari perairan, karena daerah perairan sering digunakan untuk termpat mencari makan hingga berkembang biak. Capung biasanya terbang berkelompok memiliki sayap transparan, terbentang ke samping, dan memiliki berbagai macam jenis. Siklus hidup capung dari telur hingga menjadi dewasa memiliki waktu yang relatif.

capung
pixabay.com

Capung mengalami Metamorfosis tidak sempurna, hal ini dikarenakan saat fase Nimfa rupanya mirip induknya dan dalam metamorfosisnya tidak melalui fase kepompong. Capung dewasa memiliki masa hidup maksimal empat bulan. BACA: Pengertian Metamorfosis Sempurna: Ciri-Ciri, dan Contohnya

Perlu di ketahui capung merupakan serangga yang unik, karena termasuk serangga purba. Penelitian menunjukan bahwa capung sudah ada sejak 300 juta tahun yang lal, dan capung memiliki 5000 spesies yang tersebar di seluruh dunia.

Capung merupakan serangga yang ganas bisa dikatakan sebagai predator bagi serangga atau hewan kecil lainnya. Saat dalam fase nimfa, capung sudah bisa memakan organisme kecil lain. Saat dewasa capung merupakan predator alami bagi nyamuk, sehingga capung bisa menjadi pengontrol yang efektif bagi populasi nyamuk.

Sayap pada bagian depan capung lebih besar daripada bagian belakang, karena itulah capung memiliki kemampuan terbang yang cepat dan mampu melakukan berbagai macam manuver. Banyak yang menyebutkan capung menjadi salah satu serangga tercepat di bumi dalam hal terbang.

BACA: Metamorfosis Kecoa dan Tahapan-Tahapannya

Tahapan Metamorfosis Capung

Secara umum fase metamorfosis capung ada tiga yaitu fase telur, fase larva/nimfa, fase capung muda, dan menjadi capung dewasa. Jika lebih singkat menjadi telur>nimfa>capung dewasa, berikut penjelasannya.

tahapan metamorfosis capung
nps.gov

1. Telur

Capung mengawali metamorfosisnya dari telur. Saat perkawinan yang terjadi beberapa jam dilakukan saat mereka terbang, sekali sang induk mengeluarkan telur mampu menghasilkan sekitar 1000 telur.

Cangkang telur capung tidak keras tapi bertekstur licin agak berlendir saat disentuh. Dalam waktu 2-5 minggu telur akan menetas, lamanya telur menetas tergantung dari iklim lingkungan tempat telur tersebut.

Telur capung akan ditempelkan pada tanaman yang habitatanya dekat perairan. Tanaman yang akan dijadikan tempat telur harus bebasa dari hama. Salah satu tujuan capung berkembang biak di daerah perairan karena di sana banyak mikroorganisme yang berguna untuk sumber makanan.

2. Nimfa

Fase metamorfosis capung kedua yaitu telur menetas menjadi larva atau dikenal dengan nimfa. Larva yang keluar semakin lama semakin besar hingga menyerupai capung yang telah dewasa tapi badannya berukuran lebih kecil dan belum bisa terbang.

Larva yang keluar dari telur memiliki warna bening, semakin lama warnanya semakin gelap hingga kulitnysmengeras dan melalui berganti kulit. Proses perubahan perubahan larva menjadi Nimfa serta mengalami pergantian kulit sekitar 14 kali terjadi dalam kurun waktu yang relatif lama.

Nimfa akan hidup di daerah perairan untuk mencari sumber makanannya berupa organisme kecil, bisa hidup di air karena memiliki insang internal. Nimfa hidup di perairan hingga kurun waktu 4 minggu lebih, hal ini dipengaruhi oleh suhu, semakin hangat suhunya semakin cepat metabolismenya.

3. Capung Dewasa

Setelah melalui proses yang lama nimfa akan ke daratan dengan bantuan ranting atau dedaunan, Nimfa akan terus tumbuh menjadi lebih besar, mengelupaskan kulitnya, dan menjadi capung dewasa tapi masih berukuran kecil hingga terus mengalami pertumbuhan dan menjadi capung dewasa. Capung dewasa hanya berumur 2 hingga 4 bulan, maka sekitar usia segitu capung dewasa sudah siap kawin.

Akhir kata, dmikian pembahasan tentang fase metamorfosis capung, semoga artikel ini bermanfaat dalam menambah wawasan kamu tentang beragam siklus hidup serangga.

Bagikan Ke: