Ekosistem Padang Rumput dilengkapi: Pengertian, Ciri, Jenis, Komponen, Manfaat, dan Upaya Pelestariannya

Inilah pengertian ekosistem padang rumput yang dilengkapi dengan ciri-cirinya, jenis-jenisnya, komponennya, manfaatnya dan berbagai upaya pelestariannya. Mungkin kamu sering melihat padang rumput di siaran televisi yang di dalamnya berisi kehidupan berbagai macam hewan dan tumbuhan.

Salah satu jenisnya yang paling dikenal yaitu padang rumput savana. Lalu pada kesempatan kali ini kita akan mempelajari bersama-sama tentang ekosistem padang rumput dan apa saja yang terdapat di dalamnya secara lengkap, berikut di bawah ini penjelasannya.

Jelaskan Pengertian Ekosistem Padang Rumput!

Pengertian ekosistem padang rumput adalah salah satu kelompok ekosistem daratan (terestrial) yang terbentuk secara alami, mempunyai ciri khas seperti ditumbuhi tumbuhan jenis rumput, memiliki curah hujan terbatas dan tidak merata diperkirakan 25-30 cm/tahun.

Kondisi tersebut dikarenakan area padang rumput yang luas, sehingga tumbuhan susah untuk mengambil dan mengelola air sehingga tanaman pohon menjadi sulit tumbuh maupun berkembang. Ekosistem padang rumput banyak di temui di daerah yang beriklim Tropis dan subTropis.

pengertian ekosistem padang rumput
Sumber gambar: pixabay.com

Ekosistem padang rumput dapat ditemukan hampir di semua wilayah benua kecuali antartika, tapi secara geografis wilayah persebarannya banyak di wilayah beriklim tropis antara lain benua afrika, benua Amerika bagian Selatan dan benua australia bagian utara. Lalu di daerah yang beriklim subtropis di Amerika bagian utara, beberapa wilayah benua Australia Bagian Barat, dan beberapa daerah di Eropa selatan seperti siberia,dan Rusia bagian selatan.

BACA: Pengertian Dan Ciri-Ciri Hutan Hujan Tropis

Ciri-Ciri Ekosistem Padang Rumput

1. Terdapat di daerah beriklim Tropis dan SubTropis

Padang rumput tumbuh dan berkembang di darah yang beriklim tropis, tapi ada juga di daerah subtropis. Karena Iklim Tropis dan SubTropis mendukung untuk tumbuhnya tanaman rumput dan pohon.

2. Tumbuhan di dominasi oleh rumput

Jenis Tanaman di dominasi oleh tanaman rumput, jika terdapat pepohonan hanya beberapa saja. Hal tersebut dikarenakan curah hujan yang terbatas hanya 20-30 cm/tahun, sehingga tumbuhan susah untuk mengambil dan mengelola air dan tanaman pohon menjadi sulit tumbuh dan berkembang.

3. Hamparan lahan yang sangat luas

Padang rumput merupakan hamparan lahan tanah yang luas sekali, banyak sekali jenis rumput yang tumbuh di sana. Lahan tersebut bisa berupa dataran yang landai ataupun perbukitan.

4. Memiliki jenis tanaman yang khas

Setiap padang rumput ditumbuhi oleh berbagai jenis rumput maupun tanaman lainnya yang khas tergantung iklim dan tempat tumbuhnya. Seperti padang rumput Savana yang ditumbuhi beragam jenis rumput dan diselingi pohon-pohon, dan padang rumput Setpa yang memiliki jenis rumput yang berukuran pendek warnanya hampir mirip tanah karena di pengaruhi iklim yang kering.

5. Habitat berbagai jenis hewan

Terdapat beragam jenis hewan yang hidup di padang rumput, misalnya hewan herbivora seperti gajah, rusa, kuda liar, zebra, buffalo dll. karna mereka menjadikan rumput sebagai makanan utamanya. Ada juga hewan karnivora seperti singa, serigala, citah, hyena, dll. mereka pemangsa hewan herbivora yang menjadikan sebagai makanannya.

BACA: Pengertian Habitat, Jenis, dan Contohnya

Flora dan Fauna Di Padang Rumput

Karena termasuk wilayah terbuka yang sangat luas dan sistem perairannya tidak merata, maka flora (tanaman) yang tumbuh di padang rumput sangat terbatas. Flora yang terdapat di padang rumput di dominasi oleh flora yang berukuran pendek misalnya seperti grama, buffalo grasses, alkisa, dll.

Padang rumput juga ada yang di tumbuhi oleh berapa pohon, hanya saja sebagian besar di domimasi oleh rumput. Salah satu jenis tumbuhan yang terdapat di ekosistem padang rumput yaitu tumbuhan Alkisa. Alkisa merupakan genus semak-semak dan pohon. Tumbuhan Alkisa memiliki duri dan memiliki berbagai macam varian hingga 1300 spesies yang tersebar di seluruh bumi.

Sedangkan untuk fauna (hewan) yang terdapat di ekosistem padang umput sangat beragam, terutama fauna yang menjadikan rumput sebagai makanannya. Fauna yang menghuni padang rumput misalnya kuda liar, zebra, buffalo, gajah, jerapah, rusa, dl. Lalu karena terdapat fauna herbivora maka terdapat juga fauna karnivora yang menghuni padang rumput misalnya singa, citah, srigala, hyena, dll.

Jenis-Jenis Padang Rumput

1. Padang Rumput Sabana (Savana)

jenis padang rumput
savana (pxhere.com)

Merupakan padang rumput yang terdapat di daerah beriklim tropis, misalnya seperti di beberapa bagian benua Afrika, Asia, Amerika, dan Australia. Tapi padang rumput sabana juga dapat tumbuh dan berkembang di iklim subtropis. Padang rumput sabana mempunyai ciri seperti ditumbuhi oleh berbagai macam rumput-rumputan dan di selingi oleh pohon-pohon yang lumayan tinggi. Di area padang rumputnya memiliki cuaca yang tidak terlalu kering dan juga tidak terlalu basah.

2. Padang Rumput Stepa

padang rumput stepa
stepa (pixnio.com)

Merupakan padang rumput yang luas, di tumbuhi rumput-rumput yang pendek. Disebut juga sebagai padang rumput semi gurun, karena tumbuhannya memiliki ukuran yang pendek dan warnanya hampir mirip dengan tanah. Umumnya dihuni oleh tumbuhan semak, tanamannya juga berbeda-beda dipengaruhi oleh iklim secara garis lintang dan keadaan iklim yang kering.

3. Padang Rumput Prairie

prairie
pererie (hippopx.com)

Perarie adalah padang rumput yang tumbuh di area tanah berstruktur datar, landai, ataupun berbukit. Padang rumput ini ditumbuhi oleh rumput yang tinggi, dan memiliki curah hujan tergolong rendah. Padang rumput Perairi dapat ditemukan di banyak benua kecuali benua antartika karena iklimnya dingin sekali.

4. Padang Rumput Tundra

tundra
Tundra (flickr.com)

tundra adalah padang rumput yang hanya di tumbuhi beberapa jenis rumput saja, hal ini karena pengaruh iklim yang dingin dan pohon yang tumbuh terhambat karena kondisi iklim. Padang rumput Tundra dapat di temui pada dataran tinggi seperti area puncak gunung. Pada daerah ini biasanya tumbuh berbagai macam lumut, rumput, tumbuhan musim, dan tumbuhan berkayu pendek.

Komponen Ekosistem Padang Rumput

Di padang rumput terdapat beragam komponen, tapi secara garis besar dibagi menjadi dua macam yaitu:

1. Komponen Abiotik

Merupakan komponen ekosistem padang rumput yang berupa benda mati. Komponen tersebut bisa berbentuk fisik maupun unsur kimia yang dapat menjadi media untuk mendukung kehidupan pada ekosistem tersebut. Disebut juga sebagai komponen yang berupa lingkungan dimana tempat makhluk hidup tinggal. Komponen abiotik sangat beragam, berikut beberapa diantaranya:

a). Keadaan suhu

Suhu dapat mempengaruhi setiap proses yang terjadi pada makhluk hidup yang tinggal di padang rumput. Seperti suhu mempengaruhi penguapan, dan metabolisme organisme hidup.

b). Air

Air sangat penting bagi setiap makhluk hidup, tidak ada makhluk hidup yang bisa hidup tanpa air, terutama di padang rumput. Jadi Air dapat mempengaruhi perkembangan setiap makhluk hidup di padang rumput. Seperti tanaman membutuhkan air untuk bahan sebagai fotosintesis.

BACA: Pengertian Fotosintesis dan Prosesnya Pada Tumbuhan

c). Tanah dan batuan

Keadaan tanah dan batuan mempengaruhi perkembangan maupun penyebaran organisme hidup terutama di padang rumput. Seperti pH tanah, struktur fisik tanah, dan kandungan mineralnya dapat mempengaruhi perkembangan setiap tumbuhan.

d). Cahaya matahari

Sinar matahari sangat penting bagi semua makhluk hidup, terutama bagi tumbuhan di padang rumput. Dengan cahaya matahari maka setiap tumbuhan hijau dapat melakukan fotosintesis untuk memproduksi makanannya sendiri dan menghasilkan Oksigen.

e). Iklim

Iklim dapat diartikan sebagai cuaca yang terdapat pada suatu area atau daerah dalam jangka waktu yang lama. Tentunya jika iklim stabil akan mempengaruhi kehidupan pada ekosistem padang rumput.

2. Komponen Biotik

Disebut juga sebagai komponen hidup atau orgenism hidup pada suatu ekosistem. Di padang rumput terdapat beberapa jenis organisme hidup yang mendukung terbentuk ekosistem padang rumput, komponen tersebut seperti rumput, pohon, hewan, dan serangga.

Manfaat Ekosistem Padang Rumput

Beberapa manfaat ekosistem padang rumput, diantaranya:

  • Menyediakan sumber makanan bagi makhluk hidup lainnya.
  • Menjaga keseimbangan ekosistem.
  • Membantu mengatasi polusi udara.
  • Tempat berlangsungnya daur ulang sampah organik pada ekosistem.
  • Menjadi sumber senyawa organik yang sangat di perlukan untuk kehidupan.

Upaya Pelestarian Ekosistem Padang Rumput

Beberapa upaya pelestarian yang dapat dilakukan seperti:

  • Tidak sembarangan memburu hewan dan memanfaatkan makhluk hidup lainnya secara sembarangan.
  • Jangan merusak ekosistemnya misalnya hindari membuang limbah sembarangan.
  • Lakukan reboisasi atau penghijauan kembali jika terjadi kerusakan.

Itulah penjelasan tentang ekosistem padang rumput, semoga dapat memberikan manfaat untuk menambah pengetahuan kamu, sekian dan terimakasih.

Bagikan Ke: